21 Sep 2011

Server Lokal Jardiknas dengan ClearOS

 

Sekilas tentang Jardiknas
Jejaring Pendidikan Nasional (JARDIKNAS) merupakan infrastruktur jaringan skala nasional yang menghubungkan seluruh institusi/lembaga pendidikan, kantor dinas pendidikan tingkat provinsi/kota/kabupaten, perguruan tinggi, dan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Jardiknas dibangun oleh Departemen Pendidikan Nasional mulai tahun 2006.

JARDIKNAS merupakan intranet/Wide Area Network (WAN) yang menghubungkan antara simpul pendidikan di seluruh Indonesia/nasional yang terdiri dari 4 zona jaringan, meliputi:

  1. Zona Kantor Dinas/Insitusi: Transaksi data online SIM Pendidikan
  2. Zona Perguruan Tinggi (INHERENT): Riset dan Pengembangan IPTEKS
  3. Zona Sekolah (SchoolNet): Akses Informasi dan E-Learning Sekolah
  4. Zona Personal (Guru dan Siswa): Akses Informasi dan E-Learning Pers

Topologi Jardiknas


ClearOS sebagai server lokal
Berdasarkan pengalaman penulis menjadi Trainner admin jardiknas tingkat Propinsi, maka beberapa hal yang menjadi kendala di lapangan berkaitan dengan pengoperasian jardiknas :
- Admin jardiknas lokal (propinsi/kodya/kabupaten) merangkap menjadi staff atau karyawan bagian lain, tidak dikhususkan sebagai admin jaringan.
- Berkaitan dengan hal diatas, masih banyak admin yang kesulitan dalam administrasi dan pengelolaan jaringan komputer setempat.

Hal diatas terutama banyak terjadi di jardiknas zona kantor dan zona sekolah, untuk zona perguruan tinggi sudah banyak mahasiswa yang menguasai jaringan komputer.
Untuk mengatasi ini penulis mencoba menerapkan penggunaan Server Linux ClearOS yang ditempatkan sebagai server lokal di kantor atau sekolah yang bersangkutan.

Beberapa keunggulan dari Linux ClearOS yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan Jardiknas diantaranya ;

1. ClearOS mudah dalam hal instalasi.
ClearOS termasuk linux yang paling mudah di instalasi dengan buku panduan yang detail menjelaskan langkah-perlangkah instalasi nya. Pemahaman topologi jaringan komputer dalam ClearOS juga dibuat sangat mudah. Terbagi dua bagian yaitu External, interface yang terhubung ke modem/router, dan LAN, interface yang terhubung ke jaringan lokal setempat (lan). Hal yang mudah dipahami admin manapun baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih pemula dalam hal jaringan komputer.

2.  ClearOS adalah linux khusus untuk keperluan server.
ClearOS enterprise adalah linux khusus untuk server. Semua hal didalam linux ClearOS sudah dioptimalkan untuk pemakaian server, termasuk modul-modul, ketahanan , dan keamanan jaringan, yang dapat dioperasikan dengan mudah.

3. ClearOS mudah dioperasikan.
Salah satu kelebihan ClearOs dibanding distro linux lain adalah adanya antarmuka grafis berbasis web. Dengan adanya webconfig ini maka segala pengaturan ClearOS dapat dilakukan dengan mudah. Admin tidak perlu menguasai perintah berbasis teks (CLI), semua dapat dioperasikan dengan sistem remote berbasis grafis.

4. ClearOS membawa modul-modul yang lengkap.
Sebagai linux khusus server, maka ClearOS sudah membawa modul-modul server yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan server lokal jardiknas, diantaranya:
- Router/Gateway
Router atau gateway sebagai jembatan antara WAN/internet dan Jaringan lokal. Sehingga input dari router jardiknas (5 ip publik) bisa dimanfaatkan oleh beberapa buah komputer di jaringan lokal. Tanpa router maka anda hanya dapat memanfaatkan jardiknas untuk 5 komputer saja.
- Proxy server
Proxy server akan membantu untuk "mempercepat" browsing dari komputer client. Dengan menggunakan sistem cache, maka beberapa object di internet yang sering diakses oleh client akan disimpan secara otomatis di server, sehingga apabila ada client lain yang memerlukan, akan diambilkan dari server lokal, alih-alih dari internet langsung, sehingga jalur internet tidak terlalu padat.
- Bandwith Manager
Fitur bandwidth manager akan mengatur penggunaan dan alokasi bandwidth tiap client atapun tiap aplikasi, tergantung kondisi dan pengaturan di jaringan setempat.
- Loadbalancer dengan Failover
Dengan adanya loadbalancer maka server dapat "menggabungkan" beberapa line internet menjadi satu lan, baik dari ISP yang sama maupun dari ISP yang berbeda.
- Web Server
Webserver akan menyediakan fitur-fitur untuk membuat website lokal yang dapat diakses oleh jaringan lokal. Jika jaringan mempunyai bandwidth yang lumayan besar, maka website lokal tadi bisa dijadikan online di internet.
- FTP Server
FTP server digunakan untuk bagi pakai file diantara jaringan lokal. Kecepatan transfer upload dan download merupakan keunggulan sistem FTP dibanding teknik bagi pakai konvensional.
- MySQL 
MySQL digunakan sebagai server database dan dapat menunjang aplikasi-aplikasi berbasis database MySQL.
- Mail Server
Mail server menyediakan layanan untuk menjadikan server ClearOs sebagai mail server lokal.
- Flexshare
Flexshare adalah fitu spesial yang hanya ada di ClearOS. Digunakan sebagai gabungan teknik bagi pakai file dengan memakai gabungan sistem Http dan FTP.
- IPS, IDS, Antivirus, AntiSPAM
4 fitur keamanan standar ClearOS yaitu Intrussion Prevention System (IPS), Intrussion Detection System (IDS), Antivirus (ClamAV) dan AntiSPAM akan menjamin keamanan sistem jaringan anda.

Perlu bantuan/konsultasi ?
Banyak sekali keunggulan sistem linux ClearOS jika diterapkan untuk server lokal penunjang jardiknas di sekolah maupun kantor-kantor pemerintah.
Jika anda tertarik untuk implementasi ClearOS dan memerlukan bantuan, maka silahkan kunjungi website Komunitas ClearOs Indonesia :

Untuk bantuan pelatihan, dan workshop professional terkait implementasi jardiknas didaerah anda, silahkan email ke :
andi.micro[at]netsindo.com


6 komentar:
Write comments
  1. mantabs postingannya pak andi

    saya sudah implementasikan di beberapa sekolah dan mereka senang dengan content filternya..

    nah jardiknas punya 6 IP public..
    bagaimana saran pak andi untuk mengoptimalkan ke 6 IP public tersebut.
    layanan flexshare saat ini hanya bisa diakses jaringan lokal..
    kalau sekolah ingin flexhare nya bisa diakases public atau internet apakah wajib sewa hosting dan domain ya pak andi??

    mohon share nya

    BalasHapus
  2. Terima kasih masukkan mas Ilham

    1. Untuk penerapan ip publik bisa memakai fitur 1 to 1 NAT dari ClearOS, penjelasan lengkapnya ada di user guide disini --> http://www.clearcenter.com/support/documentation/clearos_enterprise_5.2/user_guide/1_to_1_nat

    2. Untuk Flexshare yang ingin diakses dari internet, cukup registrasikan ClearOS ke Clearcenter via webconfig, nanti akan dapat domain gratis http://namadomain.poweredbyclear.com
    Kemudian bukan port 2121 (FTP Flexshare) dan 80 (Http Flexshare) di menu Firewall--Incoming.
    Jika ingin memakai domain sendiri, bisa juga beli domain, kemudian set DNS Zone A ke ip publik yang dipakai ClearOS, kemudian buka port seperti diatas.

    Demikian penjelasannya

    BalasHapus
  3. mas saya minta tutorial clear os digabung dengan mikrotik donk pleas...

    BalasHapus
  4. Masalah teknis ClearOS selengkapnya ada di forum ClearOs Indonesia --> http://clearos-indonesia.com

    BalasHapus
  5. Selamat siang mas, sy boleh gk minta tutor cara buat webhosting dg clearos agar bs di akses seperti web web yg lain dg mendaftarkan ip publik saya untuk menjadikan www.blablabla.com, mohon pencerahanx ya mas

    BalasHapus

Silahkan beri masukan, kritik, dan sarannya.
Terima kasih